Friday, June 20, 2008

'Pelacur' Pendidikan


Setelah wisuda kemarin, saya jadi rajin beli Kompas Sabtu - Minggu.
Bukan karena ingin terkesan lebih intelek tapi pengangguran seperti saya
merasa itu menjadi suatu kebutuhan pokok dan
rubik lowongan kerja jadi bacaan yang 'must read'.

Banyak lowongan yang 'menarik' bagi saya, memilah2 mana yang akan ditindak lanjuti
atau hanya sekedar lewat saja :) .
Tapi ada sebuah 'kejanggalan' bagi saya sendiri setelah mereview lamaran yang telah saya kirim.
Hampir 50 % lari dari jurusan kuliah yang telah saya ambil.

Menurut kode etik dan etikanya seharusnya saya bisa disebut Pelacur Pendidikan,
tapi saya yakin bukan saya saja yang melakukan hal demikian :).

The exam like i've interest with journalism position or editor (bc: cetak) ones than be a programer.
Kalau sedang browsing misalnya saya begitu tertariknya mencari artikel2 how to be an editor atau journalis,
dan bahkan sedang gemar2nya belajar secara otodidak dengan persentase waktu yang lebih banyak
ketimbang belajar program.

Buat jaman sekarang, hal ini sudah menjadi kewajaran.
Dan bukan lagi sebuah hal yang aneh,
karena semua hanya melihat hasil akhir dan bukan prosesnya.

So, lets do our love job to do,
and get much money!

And then ready to face the next step - mariageable :)

Friday, June 13, 2008

Being loyal

'That's hurt finally to being loyal.'

Berusaha membuat orang sekeliling kita nyaman berada didekat kita.
Melakukan apapun diluar kemampuan biasanya,
memaksakan dan melakukan sesuatu melebihi batas kemampuan kita meskti ga suka - terpaksa to be accepted.
Ga seperti itu seharusnya.

Teman kalau memang teman ga akan ke mana.
Pacar kalau udah jodoh akhirnya jadi juga.
Kalau ga ya berarti ga jodoh.
Itu akan membantu mengurangi kadar kekecewaan
Dan berhenti menyalahkan Tuhan -kalau-Apa-yang-kita-inginkan-tidak-berakhir-dengan-semestinya.

Jalani saja sewajarnya.
Asalkan maksud atau niatan kita itu baik dan tulus,
Cepat atau lambat orang akan tau dan sadar.

Dari pada panas2 tai ayam,
yang akhirnya kita sering mendengar statement 'gw kira dia orangnya asik' ,
'ah busted, males temenen sama dia', atau 'ternyata dia bukan jodohku, ga seperti yang aku bayangkan'..

See? Sakit ga dengernya?
Mendingan engga sama sekali kan?
Sakit lo.
Beneran!

makannya santai aja seh.
Toh kita masih punya banyak waktu.

Kecuali dokter memvonis waktu kita hidup beberapa hari lagi,
Baru being loyal yang bener2 loyal seloyal-loyalnya.

Kan ada istilah 'Lebih baik mencegah dari pada mengobati' :)